Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Inilah sosok tetangga Nabi Musa a.s di Syurga
Gambar/Illustrasi
بسم الله الرحمن الرحيم
Nabi Musa merupakan satu-satunya nabi yang dapat berdialog dengan Allah. Setiap kali hendak bermunajat beliau selalu menuju bukit tursina dan diatas bukit inilah beliau akan bertanya kepada Allah SWT.

Suatu hari Nabi Musa bertanya kepada Allah SWT, “ya Allah siapa gerangan tetanggaku nanti disurga?”. Kemudian Allah SWT memberi tahu nabi Musa nama orang tersebut beserta tempat tinggalnya.

Nabi Musa pun bertandang ke rumah orang tersebut, sesampainya dirumah orang tersebut Nabi Musa dipersilahkan masuk oleh si pemilik rumah, seorang anak laki-laki remaja. Tapi tidak seperti pada umumnya remaja ini segera meninggalkan nabi Musa dan masuk ke sebuah kamar kemudian keluar dengan menggendong se ekor babi, seolah tanpa menghirauakan tamunya, remaja ini memandikan babi betina yang digendongnya tersebut penuh hati-hati.

Kemudian setelah selesai dimandikan, babi tersebut diberinya wewangian, memeluk dan menciuminya kemudian dimasukan ke kamar lagi penuh sayang. Remaja tersebut keluar lagi dengan menggendong seekor babi lagi namun kali ini babi jantan, kemudian memandikanya seperti sebelumnya.

Melihat hal ini nabi Musa pun heran dan bertanya dalam hati, “ya Allah inikah tetanggaku nanti disurga”.

Setelah selesai memandikan dan mengembalikan babi jantan tadi barulah remaja ini menemui tamunya tanpa mengetahui bahwa tamunya tersebut adalah seorang nabi.

Kemudian nabi bertanya, “wahai anak muda, apa agamamu?”.
“Saya beragama tauhid.”, jawab remaja itu singkat.

“Lalu mengapa engkau memperlakukan babi sedemikian rupa? tidakah engkau mengetahui bahwa agama tauhid melarangnya?” Tanya nabi Musa.
“Wahai tuan,” kata pemuda itu
“Kedua babi itu sesungguhnya kedua ibu bapak kandungku. Karena dosa besar yang mereka lakukan, Allah menghukum mereka dengan menjadikan mereka seekor babi yang buruk rupa. Adapun tentang dosa mereka terhadap Allah saya tidak tahu. sebab itu urusan mereka dengan Allah. Yang saya ketahui hal itu tidak mengubah sedikitpun kewajiban saya sebagai anak untuk berbakti kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya.”

Kemudian ia melanjutkan, “walau rupa mereka telah berubah menjadi babi, mereka tetap orang tua saya, karenanya saya tiap hari berdoa agar dosa mereka diampuni dan wujud mereka kembali seperti aslinya sebagai manusia. Namum Allah belum mengabulkan doa saya”, katanya sambil menunduk sedih.

Maka saat itu juga Allah menurunkan wahyu kepada nabi Musa, “Wahai Musa, inilah orang yang akan bertetangga dengamu nanti di surga. Baktinya sangat tinggi ibu bapaknya. Oleh karena itu kami naikan Maqamnya sebagai anak salih disisi Kami. “

Allah juga berfirman: “Oleh karena dia telah berada di mawam anak salih di sisi Kami maka kami angkat doanya. tempat kedua ibu bapaknya yang kami sediakan didalam neraka pun telah kami pindahkan ke dalam surga.”

Subhanallah, doa anak salih bahkan mampu memindahkan tempat untuk kedua orang tuanya yang telah disediakan di neraka kemudian dipindah ke surga. Maasyaa Allah, mudah mudahan kita semua tergolong sebagai anak yang berbakti terhadap orang tua kita. Amiin Yaa Robb

Dalam realita kehidupan sosial, kondisi cacat fisik seseoramg akan mempengaruhi kepercayaan diri seseorang ketika bergaul baik dengan lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, ataupun lingkungan pendidikan.

Hal tersebut sering kali menyebabkan si penderita cacat fisik menjadi orang yang cenderung pendiam, pemalu, bahkan menjauhkan diri dari pergaulan masyarakat luas.

Namun tidak semua dari mereka bersikap demikian, karena dengan kesadaran dan semangat yang tinggi maka para penderita cacat fisik tersebut akan terus berusaha untuk tetap mampu menjalankan aktifitas dalam kehidupan sehari-harinya.

Hu Xialu dari kota Gushan Yongkang Provinsi Zhejiang, China ini mengalami cacat fisik tidak mempunyai lengan sejak usia delapan tahun akibat sengatan listrik yang parah. Meski cacat, Hu Xialu, tidak pernah mengeluh, dia dengan semangat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik.



Semenjak Sekolah dasar Hu, selalu berupaya dan selalu mendapatkan nilai bagus sampai akhirnya pada tahun 2009 Hu, menyelesaikan pendidikan tingginya dengan nilai sangat memuaskan. Tetapi malang baginya Beijing Bisnis Profesional Institute tidak menerimanya meski dengan nilai tertinggi, kondisi fisik tubuhnya mmenjadi alasan sekolah menolaknya.

Hu makan pakai kaki

Mengetahui hal itu, Hu memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri, dan ia mulai mengelola toko kecil dengan ukuran 30 meter persegi di desanya. Dia sekarang menangani hampir semua usahanya sendiri kecuali untuk jasa pengiriman, ibunya yang membantu.



Hu membantu ibunya di toko.

Hu mengatakan ia merasa bahagia mampu hidup mandiri, dan berharap membayar semua orang yang membantunya.



Sebuah foto yang diambil pada tahun 2005 saat Hu masih SMA, dia mengerjakan pekerjaan sekolah sendiri, sementara teman-teman sekelasnya asyikbermain-main.

"Saya tidak mempunyai lengan, tetapi masih memiliki kaki untuk berdiri. Tidak peduli sebesar apa kesulitan yang kita temui dalam hidup, kita jangan menyerah," kata Hu.



Hu bermain komputer menggunakan kakinya.

Hu berencana, suatu saat sudah mendapatkan uang yang cukup, ia akan membuka sebuah supermarket yang menjual berbagai jenis produk.

Dan untuk memasuki Tahun Baru  tahun 2015 ia mempunyai resolusi, untuk menemukan seorang wanita yang baik bahwa ia bisa menghabiskan sisa hidupnya dengan.


Sumber | Shanghaist

Demi pengobatan anaknya yang sakit, seorang ayah akan melakukan segala cara untuk mendapatkan biaya pengobatan demi kesembuhan buah hatinya.

Itupula yang dilakukan Xia Jun 30 tahun, seorang pria asal Sichuan, China. Begitu besar biaya yang harus ditanggung Xia Jun untuk pengobatan anaknya Guo Guo (2) yang divonis menderita leukemia. Meski sudah menjual rumahnya di kampung dan meminjam sejumlah uang, itu belum cukup untuk menutup biaya perawatan Guo Guo.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Guo Guo didiagnosis sebuah rumah sakit di Provinsi Sichuan mengidap leukemia. Pihak rumah sakit menyarankan Xia Jun agar membawa putranya ke Beijing untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.


Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
Pada Juli lalu, Xia Jun, istri, dan ibu mertuanya membawa Guo Guo ke Beijing dan menemui tiga dokter berbeda. Para dokter itu menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang untuk menyelamatkan Guo Guo.

Pada 17 November lalu, Guo Guo sudah menjalani transplantasi sumsum tulang belakang dan kini tengah menjalani masa pemulihan. Namun, biaya pengobatan bocah itu mencapai lebih dari 700.000 yuan atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
Akhirnya, Xia Jun nekat untuk mencari donasi dari warga Beijing. Dia kemudian berdiri di salah satu sudut kota Beijing, menaruh kotak sumbangan di depannya, berisi hasil diagnosis rumah sakit terkait kondisi Guo Guo.

Xia Jun juga menuliskan sederet kalimat di baju putihnya berbunyi, "Karung tinju manusia, satu pukulan 10 yuan". Artinya, Xia Jun menyediakan diri untuk dipukul siapa pun yang melintas asal setelah memukul orang itu memberi donasi 10 yuan atau sekitar Rp 20.000.

Ternyata, aksi Xia Jun itu menarik perhatian sekaligus menyentuh hati warga Beijing. Hampir setiap orang yang melintas memberikan donasi bagi pria itu. Bahkan, lewat aksi ini, Xia Jun mampu mengumpulkan 800.000 yuan, lebih dari cukup untuk membayar biaya pengobatan putra kecilnya.

Wang Jingbo, dokter yang merawat Guo Guo, mengatakan, meski sudah menjalani transplantasi sumsum tulang belakang, Guo Guo harus melalui masa kritis selama dua setengah tahun. Dalam masa itulah, Guo Guo akan mengalami tiga tahap penolakan, infeksi, dan kambuhnya penyakit.

Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
"Namun, karena usianya yang masih sangat muda, tahun pertamalah yang paling menentukan. Pengobatan selanjutnya akan memakan biaya 400.000 yuan (hampir Rp 800 juta)," kata dr Wang.

"Masalah terbesar sudah teratasi. Saya merasa tidak enak jika harus terus menerima pemberian orang lain," kata Xia Jun mengomentari aksi nekatnya itu.

Tak hanya mendapatkan uang untuk biaya pengobatan, kini kondisi Guo Guo menarik perhatian warga Beijing sehingga banyak dari mereka yang menengok bocah itu di rumah sakit.

"Banyak orang baik datang menengok putra saya di rumah sakit. Terkadang dalam sehari kami menerima 20 kunjungan. Telepon saya terus berdering hingga kehabisan tenaga baterai. Saya mungkin banyak melewatkan panggilan telepon," ujar Xia Jun.

Para penyumbang Guo Guo terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, guru, pegawai negeri, hingga pengusaha. Bahkan, beberapa di antara mereka bersedia membantu Guo Guo pada masa depan.


Sumber | Teras Berita

Panadda Wongphudee
Seorang tukang sampah menolak sumbangan seorang artis cantik sebesar Rp 18,5 juta. Surat Maneenopparatsuda namanya tukang sampah itu baru saja keluar dari penjara. Surat dikenai dakwaan pelanggaran hak cipta, karena menjual VCD bajakan yang didapat dari hasil memulung.

Kasus itu telah menarik banyak simpati publik, karena surat adalah seorang pekerja keras yang sangat mencintai keluarganya.

Karena simpati ada seorang yang tidak mau disebut namanya berbaik hati membayarkan denda Rp. 49.5 juta untuk pembebasan Surat, dengan demikian Surat dinyatakan bebas dari penjara.

Mendengar pembebasan itu, Jantima putri Surat dan ayahnya Surasit Maneeopparatsuda langsung bergegas ke pengadilan untuk menjemput Surat.

Surat Maneenopparatsuda


Dikutip dari asiaone.com  "Ini adalah sebuah pelajaran mahal buat saya. Saat itu, saya tidak tahu menjual CD bajakan  adalah melawan hukum. Ini adalah pertama kalinya saya menjual CD bajakan.” Katanya.

Dihari kebebasannya itu Surat menerima banyak sumbangan, salah satunya dari artis cantik
Panadda Wongphudee. Artis cantik itu ingin memberikan uang sebesar Rp 18,5 juta. Selain itu Panadda juga berniat merawat putri Surat yang sedang dirawat di rumah sakit.

Surat menolak semua tawaran itu, Ia merasa berterima kasih kepada Panadda, tetapi Surat mengembalikan bantuan itu kepadanya dan meminta orang-orang yang berniat baik membantunya, agar diberikan kepada orang yang tidak mampu.

Permintaan ini bukan karena Surat merasa mampu. Namun karena dia merasa sudah puas dengan apa yang dimiliki sekarang ini, kebebasan, pekerjaan, keluarga tercinta, dan yang lebih penting adalah hidup tanpa utang.

"Saya tidak sombong atau apapun. Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan kebaikan Anda, tapi saya menolak bantuannya," kata

"Saya telah menerima bantuan yang menghapuskan semua hutang saya. Saya juga berterima kasih kepada seseorang yang tak dikenal yang membayar denda Rp 49,5 juta untuk kebebasan saya," tambah Surat.

Seperti diketahuai Surat dibebaskan pada hari Jumat setelah seseorang yang berhati baik membayarkan denda sehingga ia tidak harus menghabiskan 667 hari di penjara karena kasus menjual film bajakan dan CD musik yang ia kumpulkan dari memulung.

Pengemis Ini Memberikan Uang Rp 2 Miliar
Dikisahkan Rongfeng seorang pengusaha sukses di China, dulunya adalah pengemis jalanan. Rongfeng yang kala itu masih berumur 17 tahun, ditemukan seorang wanita pemilik toko mie yang bernama  Dai Xingfen, 45 tahun.

Dikutip dari Dailystar, Dai Xingfen yang merasa iba mengajak Rongfeng dan dua temannya untuk menginap di rumahnya, selama menginap mereka juga di beri makan.

Kebaikan Dai Xingfen tidak berhenti disitu. Sebelum Rongfeng dan kedua temannya pamit, mereka juga diberikan uang untuk ongkos kereta api dan Dai Xingfen berpesan agar kelak mereka menjadi orang yang baik. 

Setelah 21 tahun Rongfeng sukses menjadi kongomerat dan ia kembali ke negaranya, China, Namun di balik kepulangannya, ada hal yang sangat dicarinya melacak keberadaan Dai Xingfen, wanita yang dulu membantunya dan merasa telah membuka jalan hidupnya. Dan ia membawa uang sebesar Rp 2 miliar untuk membalas pertolongannya sewaktu ia masih menjadi pengemis jalanan.

Pengusaha, yang kini berusia 38 itu, mengatakan: "Dia mengatakan kepada kami tidak hatus memiliki banyak uang, tapi harus menjadi orang yang baik. Dan saya tidak pernah melupakan itu.

"Kalau bukan karena
Dai Xingfen kebaikan hari itu 21 tahun yang lalu pada tahun 1993, saya tidak akan berada di tempat saya sekarang ini."



Namun ketika ia akhirnya bertemu wanita itu dan memberikan uang Rp 2 miliar, dengan halus wanita itu menolak pemberiannya.
“Ucapan terimakasih itu lebih berarti. Aku tidak bisa menerima uang itu karena aku menolongnya waktu itu bukan karena mengharapkan imbalan.

Baca juga Pengemis ini kendaraannya Mercedez Benz

Sumber | Tribunnews

Wang Fang
Wang Fang, wanita dari Chongqing, Cina dengan kaki terbalik dan keluarganya.Camera Press / Chinafotopress

Mempunyai kekurangan fisik, terkadang membuat seseorang merasa malu atau kurang percaya diri, sehingga membuat seseorang itu, kurang bisa berkembang

Seseorang ntuk bisa mencapai kesuksesan tidak harus yang memiliki fisik yang sempurna, orang dapat berkembang dan berhasil karena memiliki keinginan yang kuat dan diimbangi dengan semangat agar mencapai apa yang diinginkan.

Seperti kisah Wang Fang, Seorang wanita China yang terlahir dengan kondisi kaki tidak sempurna.

Wanita asal Chongqing, China ini terlahir dengan kondisi kaki menghadap belakang. Tim dokter awalnya takut kalau Wang tidak akan mampu berjalan dengan baik, namun sekarang ia justru membuktikan bahwa dia merasa tidak mempunyai kekurangan.

Wang yang berusia 30 tahun itu sehari-harinya bekerja sebagai pelayan restoran, dia mengatakan bahkan dirinya tidak ingin dirinya dilihat sebagai orang cacat.

"Aku bisa lari lebih cepat daripada teman-teman dan saya memiliki pekerjaan tetap sebagai pelayan restoran keluarga, jadi tidak ada alasan untuk mengasihani saya sebagai orang cacat."

Wang, memiliki keluarga dan mempunyai seorang anak dengan keadaan yang normal.

Wang fang
Wang Fang mengatakan dia bisa berlari lebih cepat dari teman-temannya.Camera Press / Chinafotopress

Dia biasa jalan-jalan dengan teman-temannya, bahkan berjalannya lebih cepat dari teman yang lain, kecuali tentu saja bahwa wang memakai sepatunya secara terbalik.

Wang bukanlah satu-satunya orang yang mengalami cacat anggota tubuhnya terbalik, seorang pria Brasil, Claudio Vieira de Oliveira meski Dengan Kepala Terbalik, Claudio Sukses Taklukkan Dunia.

Bayi lahir
Dalam film atau kisah sinetron, Anda mungkin sering melihat cerita tentang putri kaya yang tertukar terpisah dari orangtuanya lantas harus hidup di tengah kemiskinan. Jika Anda berpikir itu tak mungkin terjadi, seorang pria di Jepang benar-benar mengalaminya.

Seperti dikutip dari The Telegraph, Senin (2/12/2013), seorang pria Jepang yang lahir dari keluarga kaya terpaksa harus hidup miskin sejak dirinya lahir ke dunia. Pihak rumah sakit San-Ikukai yang membantu persalinan sang ibu, diketahui keliru memberinya pada pasangan lain. Sementara ibu kandungnya yang kaya raya menerima bayi lain.

Tertukarnya dua bayi tersebut sekaligus menukar nasib keduanya. Selama 60 tahun, anak orang kaya yang asli harus hidup bergelut dengan kemiskinan. Ayah yang dianggapnya sebagai orangtua kandung meninggal saat dia masih berusia dua tahun. Pria yang enggan disebut namanya itu juga mengatakan dia harus tinggal di atas satu apartemen sempit bersama tiga orang saudaranya.

Saking miskinnya, dia terpaksa harus mengikuti sekolah malam dan bekerja di pabrik. Meski kemudian dia bekerja sebagai sopir di transportasi jemputan suatu perusahaan. Dia tak pernah menikah dan harus membantu menjaga tiga pria (bukan saudara kandungnya) yang salah satunya menderita stroke.

Sementara si bayi yang lahir dari pasangan miskin mengambil tempatnya dan hidup bergelimang harta. Tinggal di keluarga kaya, sang bayi miskin yang tertukar, tumbuh dengan pendidikan yang cukup, mulai dari les privat hingga belajar di universitas ternama. Pria yang tertukar tersebut bahkan sekarang telah menjadi pimpinan di sebuah perusahaan real estate yang sukses.

Kecurigaan muncul saat tumbuh dewasa, ketiga saudara bayi yang tertukar di keluarga kaya merasa dirinya sama sekali tak mirip dengan salah satu diantaranya. Pada 2011, keluarga tersebut lalu memintanya untuk melakukan tes DNA dan akhirnya terbukti, pria tersebut ternyata memang bukan bagian dari keluarga itu.

Kesalahan tampaknya terjadi saat bidan mengambil bayi yang baru lahir itu untuk dimandikan dan kemudian memberinya ibu yang salah.

Sementara pria yang terbukti sebagai anak orang kaya mengaku sangat terkejut mengingat saudara-saudaranya tidak memiliki ikatan darah dengannya.

"Saya bertanya-tanya bagaimana hal semacam ini bisa terjadi. Saya benar-benar tidak percaya. Sejujurnya saya tidak ingin menerima semua kenyataan ini,"  ungkapnya.

Pengadilan Distrik Tokyo pada Selasa memerintahkan rumah sakit untuk membayar ganti rugi sebesar 38 juta yen atau setara Rp 4,35 miliar pada sang pria. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan yang diajukan pihak penggugat.

Sayangnya, saat pria itu mengetahui siapa orang tua kandungnya, keduanya telah meninggal dunia. Dia merasa sangat tertekan secara mental karena tak pernah bertemu kedua orangtua kandungnya secara langsung.

Dia saat ini dikembalikann ke rumah aslinya. Namun pengambilalihan bisnis keluarga masih menjadi tanda tanya. Sementara tiga saudara kandungnya mengaku akan membangun hubungan yang telah bertahun-tahun hilang.

"Saya sangat senang mendengarnya dan itulah yang ingin saya lakukan," ungkap pria tersebut.

Memang sejak kecil, ibu yang dianggapnya sebagai orangtua kandungnya juga telah menduga ada sesuatu yang tidak beres karena perbedaan fisik antara dia dan saudaranya.


Sumber | Liputan 6

Liu Jingyao
Kisah gadis China, Liu Jingyao balita yang mempunyai hati sangat mulia ini membuat banyak orang bersimpati dan bangga padanya. Balita ini mampu memberi harapan hidup bagi orang lain, dengan memberikan organ tubuhnya agar usia orang lain lebih panjang.

Liu Jingyao memang sudah meninggal, tapi ia tetap 'hidup' di dalam 5 tubuh orang lain. Setelah nyawanya tak terselamatkan akibat kanker otak ganas.

Liu Jingyao (3 tahun) meninggal pada tanggal 23 September yang lalu, setelah penyakit kanker otak ganas menyerangnya. Sesuai keinginan Liu Jingyao, setelah meninggal untuk menyumbangkan organ tubuhnya untuk orang lain. Tim dokter mengambil organ tubuhnya untuk ditransplantasi kepada orang lain. Organ tubuh itu antara lain jantung, hati, ginjal dan kornea mata.

Tim dokter dari People’s Hospital of Jiangxi, China langsung melakukan pembedahan setelah Liu Jingyao dinyatakan meninggal.“Dia masih sangat muda dan beberapa organnya juga masih kecil. Tapi kami bisa memberikan transplantasi ginjal pada salah satu pasien. Bagian hati, jantung dan kornea mata akan kami berikan kepada empat pasien lainnya,” ujar dokter Zhang Ming.

Liu Jingyao


Sejauh ini, para penerima donor sudah merasakan kebaikan hati Liu Jingyao melalui organ yang diberikan. Mereka dalam keadaan stabil dan berharap organ yang diterima bisa stabil di dalam tubuh mereka

Sebelum meninggal, Liu Jingyao hidupnya tidak seaktif dulu karena penyakit itu, kepalanya mengalami pembengkakan dan kesulitan berbicara. Penyakit Kanker otak ganas yang diderita Liu Jingyao baru diketahui pada awal tahun ini.

Walau demikian, saat sang ayah menjelaskan pentingnya berbuat baik, Liu Jingyao setuju untuk donorkan organ tubuhnya jika suatu saat meninggal, dilansir oleh stomp.com.sg, Kamis (2/10).

Kebaikan hati Liu Jingyao membuat sang ayah bangga. “Dia telah memberikan kehidupan untuk lima orang. Dia adalah putri paling mengagumkan di dunia,” ujarnya.

Savannah Cashman Morgan

Ibu sejati memang tak pernah berhenti memikirkan anaknya hingga akhir hayatnya. Hal inilah yang sedang dihadapi Savannah Cashman Morgan, seorang pasien kanker berusia 19 tahun. Di usia yang relatif muda, ia adalah seorang ibu dari Hannah.

Hannah masih berusia 4 tahun dan ia akan kehilangan ibunya dalam hitungan minggu menurut prediksi dokter. Morgan, ibunya, sudah mengidap kanker rahim stadium 4. Namun alih-alih mencari dana baginya sendiri, Morgan justru mencari dana bagi putrinya.

Dalam sebuah media sosial Go Fund Me, Morgan menyatakan keinginannya untuk mengumpulkan uang agar anaknya bisa ke Disneyland. Sampai sekarang ia berhasil mengumpulkan sekitar $10.700 atau sekitar Rp 100 juta lebih.

Savannah Cashman Morgan
Simpati dan bantuan berdatangan membuat Morgan sendiri terharu di detik-detik terakhirnya. Ia mengucapkan rasa terima kasihnya pada semua orang yang sudah membantunya. Ia hanya tidak ingin anaknya merasa terbengkalai selepas dirinya meninggal nanti. Ia bahkan sudah menyiapkan kejutan, kartu ucapan selamat lulus dan pernikahan bagi anaknya itu.

"Terima kasih atas SEMUA ORANG yang berpartisipasi. Baik itu banyak maupun sedikit. Kalian tak tahu betapa berartinya ini bagiku. Terima kasih, terima kasih, terima kasih," ucapnya pada semua donatur.

Hari-hari masih panjang bagi Hannah dan waktu yang sangat sedikit terasa sangat berharga bagi Morgan. Meski apa yang ia siapkan bagi Hannah tak sebanding dengan keberadaannya sebagai seorang ibu, namun semoga hal itu bisa menghibur Hannah dan membuatnya merasa bahwa ia tak sendirian.

Salut pada usaha ibu muda ini. Di saat ia harus menghadapi ganasnya kanker, tak ada yang lebih membahagiakan Morgan selain membuat anaknya tetap tersenyum hingga ia harus menutup mata nanti.


Sumber | Vemale

Kisah Istri Menahan Amarah
Portal Orange - Amarah memang kadang sulit sekali dikendalikan. Dalam kehidupan berumah tangga, sebuah amarah kecil yang saling jalin menjalin bisa menjadi bom waktu yang mengerikan. Namun tidak bagi pasangan yang sudah 60 tahun bersama.

Suami istri ini selalu mesra, romantis, menjaga dan menyayangi satu sama lain. Tak ada rahasia apapun yang mereka sembunyikan, kecuali sebuah kotak sepatu yang disimpan oleh sang istri di atas lemari pakaian. Ia selalu memperingatkan suaminya agar tidak menyentuhnya sekalipun.

Suaminya tak pernah melanggar aturan tersebut. Hingga suatu hari, sang istri jatuh sakit. Sakit keras yang menurut dokter tak bisa disembuhkan. Maka sang suami mengambil kotak itu dan membawanya ke sisi sang istri.

Istrinya pun setuju bahwa ini memang sudah waktunya membuka kotak sepatu tersebut. Alangkah terkejutnya sang suami saat menemukan uang sebanyak $ 95000 atau sekitar Rp 950 juta. Lembaran uang kertas tersebut diikat gendut-gendut dengan karet dan di dalamnya juga ada 2 boneka rajut. "Dari mana ini, Sayang?" tanya suaminya.

Istrinya pun bercerita, "Saat awal-awal kau menikah denganku," ujarnya. "Nenekku menceritakan rahasia sebuah pernikahan bahagia. Katanya rahasia itu adalah agar aku tidak bertengkar denganmu, jadi aku harus mengendalikan marah," lanjutnya.

Sang istri menceritakan bagaimana ia mengendalikan marah setiap kali suaminya keras kepala atau terasa menyebalkan, "Nenekku bilang kalau aku sudah mulai marah padamu, sebaiknya aku merajut boneka." Mendengar hal itu suaminya paham.

Ia melihat ada dua boneka rajut yang manis di situ, ia sangat terharu karena istrinya sangat sabar. Dalam 60 tahun pernikahan, dia hanya marah dua kali saja. Tapi ia masih penasaran dengan uang sebanyak itu. "Sayang, tapi dari mana uang sebanyak ini? Kau menabung uang belanja kita?" tanya suaminya.

"Oh, itu?" kata sang istri. "Uang itu kudapatkan dari menjual boneka-boneka hasil jahitanku," jawabnya.
Mendengar jawaban itu, bubrah sudah keharuan sang suami. Ternyata uang-uang itu hasil menjual boneka-boneka yang mungkin melambangkan kekesalan yang ditahan istrinya. Entah sudah berapa boneka yang ia buat dan berapa kali amarah yang dipendam istrinya. Tapi ia salut dengan istrinya yang mampu menahan amarah dan tetap sabar.


Amarah yang bertemu dengan amarah tak akan pernah menimbulkan perdamaian, selain hanya mencari kalah dan menang yang bisa jadi tak berujung. Salah satu harus mengalah, tapi mengalah untuk menang.

Kemenangan istri ini bukan karena ia bisa menjadikan amarahnya sebagai boneka yang dijual dan mendapat uang. Melainkan mengelola amarahnya demi langgengnya pernikahan mereka, dan ia berhasil. Semoga kisah unik ini bermanfaat.

Sumber | Vemale

Pelajaran Hidup Dari Anak yang Tidak Bersekolah
Portal Orange - Bagi setiap anak, sekolah adalah tempat untuk menuntut ilmu. Namun tahukah Anda, tidak semua ilmu bisa didapat di sekolah. Kadang pelajaran hidup justru paling banyak di dapat di luar sekolah, melalui orang tua, memperhatikan lingkungan dan pelajaran hidup yang didapat anak.

Video mengharukan ini salah satunya, bercerita tentang seorang anak dan ibunya yang tidak pernah sekolah. Sang ibu adalah penjual buah potong. Setiap hari, sang ibu mendorong gerobak buah, mengumpulkan receh demi receh untuk sekolah dan kehidupan anaknya.

Sang ibu sering bingung bagaimana dia mengajarkan sesuatu pada anak perempuannya, karena dia sendiri tidak pernah sekolah. Namun sang ibu percaya, memberikan contoh kepada anaknya adalah pelajaran terbaik yang tidak akan diajarkan di sekolah.


Video: copyright youtube.com/AISChannel

Suatu hari, sang anak perempuan ingin menikmati es krim. Ibu yang tak kehabisan akal memotong nanas, memasang stik es krim dan memasukkan potongan nanas itu ke dalam balok es. Si anak perempuan menyukai ide itu dan mengatakan pada ibunya, "Bagaimana kalau kita jual saja es nanas?" Sang ibu terkejut dan mengizinkan anaknya berjualan.

Karena baru pertama kali berjualan, sang anak tidak  tahu bagaimana cara berjualan yang baik. Akhirnya tak ada satupun es nanas terjual. Sang anak bertanya kepada sang ibu bagaimana cara agar es yang dijual bisa habis. Sang ibu tidak memberikan jawaban, tetapi meminta si anak melakukan observasi di pasar, bagaimana para pedagang menjual dagangannya.

Video ini sangat mengharukan dan membuat Anda percaya bahwa sekolah terbaik adalah kehidupan Anda sendiri. Sang ibu mengatakan dia senang anaknya bisa belajar dari pengalaman di sekitarnya dan memecahkan masalah dengan caranya sendiri.

"Kelak jika saya sudah tidak ada, saya tidak akan takut, karena anak saya akan baik-baik saja," ujar sang ibu.


Sumber | Vemale

Claudio Viera de Oliveira
Monte Santo — Claudio Vieira de Oliveira terlahir dengan leher terlipat ke belakang. Alhasil, pria ini harus menjalani hidupnya dengan posisi kepala yang terbalik.

Namun, kondisi fisik yang bahkan membuat dokter yakin bahwa Claudio tak akan berumur panjang tidak membuat pria itu menyerah. Di tengah keterbatasannya, kini Claudio meraup sukses dalam kehidupannya.

Claudio (37) tak hanya terlahir dengan leher melipat ke arah punggung, kakinya juga tak sempurna. Demikian pula dengan kedua tangannya yang nyaris tak berfungsi.

Saat baru lahir, para dokter menyarankan ibunya agar berhenti memberinya makan karena para dokter yakin bahwa peluang Claudio untuk bertahan hidup sangat tipis.

Namun, kenyataannya, Claudio yang berasal dari Monte Santo, Brasil, itu tak hanya berumur panjang, tetapi bisa mengatasi segala kekurangannya. Bahkan dia menyelesaikan pendidikannya sebagai akuntan dan sukses menjadi seorang pembicara.

"Sejak kecil, saya selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal. Saya tak suka bergantung pada orang lain," kata Claudio.

"Saya belajar menyalakan televisi, menjawab telepon, menyalakan radio, serta menggunakan internet dan komputer. Semua saya lakukan sendiri," tambah dia.

Bagaimana Claudio mengerjakan semua itu? Dia mengetik dengan menggunakan telepon yang digigit, mengoperasikan telepon dan mouse komputer menggunakan bibirnya, serta menggunakan sepatu khusus yang membuatnya bisa berjalan-jalan keliling kota.

Soal masa kecil Claudio, sang ibu Maria Jose memiliki banyak kenangan, termasuk prediksi dokter yang yakin bahwa putranya itu tak berumur panjang.

"Semua orang mengatakan bayi itu (Claudio) akan meninggal karena saat lahir dia kesulitan bernapas. Beberapa orang bahkan mengatakan Claudio tak usah diberi makan karena dia sudah sekarat," ujar Maria Jose.

Namun, Maria Jose tak mendengarkan ucapan orang-orang itu. Keteguhan Maria terbayar ketika kini Claudio menjalani hidup penuh kesuksesan.

"Kini yang saya rasakan adalah kebahagiaan. Claudio sama dengan orang lain, itulah cara saya membesarkannya di rumah ini," kata Maria.

"Kami tak pernah berusaha mengubah tubuhnya dan selalu menginginkan dia melakukan banyak hal normal seperti orang lain," lanjut dia.

Hidup sukses



Claudio Viera de Oliveira sebagai pembicara
Mirror Claudio Vieira de Oliveira saat menjadi pembicara di hadapan para mahasiswa Universitas Feira de Santana, Bahia, Brasil.
Dengan cara mendidik seperti itu, kata Maria, Claudio tumbuh dengan rasa percaya diri dan tak pernah malu dengan dirinya sendiri. "Saat berusia delapan tahun, Claudio yang awalnya selalu digendong ke mana-mana mulai berjalan dengan lututnya," kenang Maria.

Akibatnya, keluarga harus mengganti lantai rumah sehingga Claudio bisa berjalan di dalam rumah tanpa harus mencederai dirinya sendiri.

Semua tempat di rumah itu dibuat untuk menyesuaikan dengan kondisi fisik Claudio. Tempat tidurnya, semua stop kontak, dan lampu dibuat lebih rendah sehingga dia bisa melakukan semuanya tanpa bantuan orang lain.

Dengan bentuk tubuhnya yang tak lazim ini, bahkan Claudio tak bisa menggunakan kursi roda. Namun, dia memohon kepada ibunya agar diizinkan bersekolah dan belajar dengan anak-anak lainnya.

Belakangan, para dokter mendiagnosis kondisi Claudio sebagai congenital arthrogryposis, suatu kondisi tubuh yang sangat langka. "Sepanjang hidup, saya mampu beradaptasi dengan kondisi tubuh saya. Saat ini saya tak memandang diri sebagai orang biasa. Saya manusia normal," ujar Claudio.

"Saya tak melihat dunia secara terbalik. Inilah yang selalu saya sampaikan saat saya berbicara di hadapan publik," tambah dia.

"Kini semakin mudah menghadapi publik. Saya sudah tak memiliki ketakutan dan saya bisa katakan, saya profesional, pembicara publik internasional, dan saya mendapat undangan untuk berbicara dari seluruh dunia," tambah Claudio bangga.



Sumber | Kompas.com

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Portal Orange - Merasa hidup Anda susah? Lihatlah balita kecil ini, dia mengumpulkan sampah-sampah plastik demi membiayai operasi jantungnya. Kami yakin, hidup Anda jauh lebih beruntung dari nasib balita cantik ini.

Banyak orang mengeluh tentang cinta, pekerjaan, atau mengeluh belum punya iPhone terbaru. Apa yang membuat banyak orang begitu mengejar kebahagiaan dari materi duniawi?
Lihatlah gadis kecil ini, dia sudah merasakan kerasnya hidup sejak kecil. Dilansir oleh situs AsiaOne.com, balita ini mengumpulkan sampah plastik demi biaya operasi jantung.

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Xia0xiao bersama orang tuanya / Foto: AsiaOne.com


Nama balita dua tahun ini adalah Xiaoxiao, berasal dari China. Selama tiga bulan terakhir, dia mengumpulkan sampah berupa botol plastik. Sampah-sampah itu dia kumpulkan dan dijual lagi, semua dilakukan demi biaya operasi kelainan jantung yang dideritanya sejak lahir.

Tim dokter yang menangani Xiaoxiao mengatakan bahwa operasi jantung akan berhasil jika dilakukan sebelum usia Xiaoxiao tiga tahun. Biaya yang dibutuhkan sangat banyak, sekitar hampir Rp 200 juta. Bagi keluarga Xiaoxiao yang miskin di pinggir kota Beijing, angka itu melampaui pendapatan mereka.
Xiaoxiao tidak berjuang sendiri, ibunya membuka usaha menjahit sekaligus mencari pekerjaan lain yang lebih baik. Selama ibunya bekerja, Xiaoxiao dititipkan pada kakek dan neneknya.

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Xia0xiao bersama orang tuanya / Foto: AsiaOne.com


"Xiaoxiao sering menangis dan memanggil-manggil ibunya saat sedang tidur (bermimpi)," ujar sang nenek.
Berapa uang yang berhasil dikumpulkan Xiaoxiao dalam 3 bulan mengumpulkan sampah botol plastik? Baru sekitar Rp 99 ribu, masih jauh dari angka biaya operasi yang diminta tim dokter. Semoga saja ada tangan-tangan mulia yang mau membantu Xiaoxiao membiayai operasinya.


Jika sudah begini, masihkah Anda mengeluh tentang hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dikeluhkan? Belajarlah dari Xiaoxiao, dan bersyukurlah pada apapun yang Anda miliki saat ini.

Sumber | Vemale.com

Gendong Sahabat
Sebuah kisah nyata mengharukan kembali terjadi di Cina. Seorang gadis berusia 13 tahun di propinsi Hunan bernama He Qin-jiao menjadi salah satu contoh tentang bagaimana kebaikan hati sesama manusia dan arti dari persahabatan yang sesungguhnya.

Meski usianya masih sangat muda yaitu 13 tahun, namun percaya atau tidak bahwa Qin selalu rajin menggendong sang sahabat yang menderita penyakit polio di punggungnya setiap pergi sekolah, setiap hari selama 3 tahun dengan jarak sekitar 4 kilometer.

Dilansir China.org, ketika Qin berusia 9 tahun, ia menyadari bahwa sahabatnya, He Ying-hui tak bisa lagi pergi ke sekolah karena terserang penyakit polio dan keluarganya tak dapat menggendongnya ke sekolah. Jadi ia pun memutuskan untuk membawa sahabatnya tersebut sendiri.

Qin selalu membawa He ke sekolah selama 3 tahun penuh, hingga akhirnya pemerintah lokal mendengar dedikasinya untuk sang sahabat dan memberikan He sebuah kursi roda pada September tahun lalu. Namun dedikasi Qin tak berhenti sampai di situ. Ia bangun setiap jam 6 pagi, mengerjakan pekerjaan rumah dan buru-buru pergi ke rumah He untuk mengajaknya ke sekolah.

Qin menggendong He di punggungnya ke ruangan kelas yang berada di lantai dua. Kisah mengharukan ini pun langsung mencuri perhatian para pengguna internet dan menunjukkan apresiasinya pada loyalitas Qin. Netizen pun kini menyebut Qin sebagai siswa tercantik di Cina.

“Senang bisa diketahui banyak orang. Tapi aku melakukan hal ini untuk itu. Ia adalah sahabatku dan sekolah tidak akan sama tanpanya. Aku harus menggendongnya kemudian itulah yang harus aku lakukan. Aku tak keberatan sama sekali,” tutur Qin, dilansir Oddity Central. So sweet!


Sumber | Dreamersradio

klinik-belgia
ANTI-Israel merebak di seluruh dunia. Ini bisa dimengerti dikarenakan apa yang dilakukan oleh militer Israel terhadap Gaza benar-benar telah mengusik rasa kemanusiaan paling dalam siapapun di bumi ini.

Rabu malam (30/7/2014), seorang wanita Yahudi berusia 90 tahun di Antwerpen, Belgia, merasakan sakit yang amat sangat. Wanita itu mengalami retak tulang rusuk, dan dia meminta pada cucunya yang berkebangsaan Amerika untuk memanggil hotline darurat medis lokal.

Sang cucu segera menelepon lewat saluran hotline. Tetapi ketika dokter yang menjawab panggilan itu mendengar aksen Amerika dan nama seorang Yahudi, dokter tersebut berkata: “Saya tidak sudi merawatnya,” dan langsung menutup telepon.

Ketika sang cucu menelepon lagi, dokter itu dengan tegas mengatakan: “Kirim saja dia ke Gaza selama beberapa jam, maka dia akan bisa menyingkirkan rasa sakit yang ia derita!” ketus.

Menurut Joods Actuaeel, dokter itu mengetahui si nenek seorang Yahudi karena namanya dan karena alamatnya berada di lingkungan yang penuh dengan orang Yahudi.

Telepon itu sendiri direkam.

Sang cucu segera mengajukan keluhan kepada polisi setempat atas perlakukan dokter tersebut.

Menurut laporan itu, wanita Yahudi berusia 90 tahun menangis: “Ini mengingatkan saya pada apa yang kami mengalami di Eropa 70 tahun yang lalu. Saya tidak pernah berpikir bahwa hari itu akan terulang lagi.”

Di Gaza, militer Israel sedang membom dan menembaki anak-anak, wanita hamil, dan wanita tua Palestina seperti bermain video game. (islampos/jewishpress)

Surat Bocah Untuk Ayah
Portal Orange - Seorang bocah laki-laki di Arab Saudi berziarah ke makam sang ayah pada hari pertama Idul Fitri, Senin yang lalu. Seperti yang dilakukan oleh kaum muslim lain saat berziarah kubur, bocah itu juga membaca ayat-ayat Alquran untuk sang ayah yang sudah di alam baka.

Namun, ada yang tidak biasa. Bocah saleh tersebut meninggalkan sepucuk surat untuk sang ayah. Meskipun dia tahu bahwa ayah tercintanya tak akan membaca surat itu. Surat itu diletakkan di atas pusara sang ayah, yang terletak di Sakaka, sebuah kota di barat laut Saudi.

Surat tersebut belakangan dimuat oleh surat kabar setempat, Ajel. Surat kabar itu menulis surat itu sangat mengharukan, menyentuh, dan emosional. Warga setempat tengah ramai membicarakan isi surat tersebut. Tapi, Ajel tidak menulis nama bocah tersebut.

"Ayah... Aku tahu Ayah tidak akan membaca surat ini, tapi aku ingin menyampaikan perasaanku kepada Ayah," demikian pembuka surat anak saleh itu seperti dikutip dari Emirates 24l7, Jumat 1 Agustus 2014.

"Hari ini adalah hari pertama Idul Fitri dan aku ingin memberi tahu Ayah apa yang aku lakukan. Seperti yang telah Ayah ajarkan kepadaku, aku lakukan salat dengan orang lain di masjid, kemudian pulang, mencium kening Ibu dan mengucapkan selamat Id..."

"Kemudian aku mencuci, mengenakan baju baru yang diberikan paman, sarapan, memakai parfum, dan pergi ke rumah kakek dan nenek untuk mencium mereka dan memberikan ucapan selamat Idul Fitri. Saya kemudian pulang dan bermain bersama saudaraku," anak itu menceritakan kegiatannya dalam surat.

Bocah itu juga menceritakan dirinya juga berkunjung ke sanak saudara dan para tetangga. Dia juga menuliskan bahwa semua orang di sekelilingnya sangat baik terhadapnya. Uang dan mainan dia dapatkan dari tetangga dan kerabat sebagai hadiah Idul Fitri.

Anak itu mengatakan sangat suka dengan hadiah-hadiah Idul Fitri yang diterima. Dia mainkan hadiah-hadiah iu bersama teman-temannya. Tapi, karena cuaca di luar rumah sangat tidak bersahabat, dia memutuskan pulang. Saat sampai di rumah, hatinya menjadi sedih karena mendengar sang adik perempuan tengah menangis.

"Saat masuk, aku mendengar adik yang berusia tujuh bulan menangis. Saya berlari ke dalam dan mendapati Ibu tengah menenangkan adik. Ayah, aku tahu betapa Ayah sangat mencintai adik kecilku dan bagaimana Ayah sangat sedih jika dia menangis," tulis dia.

"Saya tanya Ibu dan dia mengatakan bahwa adikku tidak bisa tidur sebab udara sangat panas setelah pemadaman listrik," sambung bocah tersebut.

Dalam surat tersbut, sang bocah juga mengeluhkan para pejabat yang bertugas menangani masalah listrik di wilayahnya. Dia mengenang masa-masa bahagia saat listrik di wilayahnya menyala, sehingga bisa menyalakan kipas maupun pendingin ruangan.

"Jujur Ayah, aku tidak tahu pejabat listrik di negaraku akan memberi hadiah lebaran yang buruk," keluh bocah itu. "Tapi aku menjamin, aku akan selalu berdoa kepada Tuhan dan selalu bersyukur kepada Nya untuk segalanya," tutup surat bocah itu. (Dream)

Miliarder china
Miliarder asal China, Yu Pengnian
Beijing - Miliarder asal China, Yu Pengnian mengambil keputusan yang cukup mencengangkan dengan mendonasikan seluruh harta kekayaannya. Pria yang memiliki kekayaan sebesar 1,2 miliar pound sterling atau setara Rp 24,06 triliun ini, tidak meninggalkan harta sepeserpun untuk istri dan anak-anaknya.

Mengutip laman Mirror.co.uk, pengusaha properti ini tak pernah merasa rugi kehilangan hartanya karena dia memang berasal dari keluarga miskin. Dia memulai karirnya tanpa harta sedikitpun dan bekerja sebagai supir.

Kini di usianya yang ke-88, dia telah berubah menjadi salah satu orang terkaya di negaranya. Unik memang, pria yang membangun bisnisnya dari nol dan pernah hidup miskin ini tak mau meninggalkan harta untuk keluarganya.

Dia juga mengumumkan hal tersebut di muka publik. Yu menggelar konferensi pers untuk memastikan dirinya mendonasikan seluruh hartanya.

Dananya tersebut akan digunakan untuk membantu para siswa di perguruan tinggi, kontruksi bangunan di sejumlah daerah yang terkena gempa pada 2007 serta para pasien katarak.

Miliarder eksentrik yang tinggal di hotel bintang lima ini mengatakan, keluarganya mendukung keputusan tersebut. Meski dia mengaku, dengan atau tanpa dukungan dari keluarga, Yu tetap akan mendonasikan seluruh hartanya.

"Saya tak peduli apa kata orang. Ini membuat saya bahagia. Lagipula saya terbiasa hidup miskin," tandas dia.  (Liputan6)

Muslim Inggris
Portal Orange - Seorang pakar hukum, William Henry Quilliam, disebut sebagai muslim pertama di Inggris. Quilliam yang membuka Institut Muslim Liverpool pada 1889 dikenal sangat berani karena masuk Islam, yang saat itu dianggap sesat oleh masyarakat di sana.

Quilliam masuk Islam dua tahun sebelum mendirikan institut tersebut. Setelah menjadi mualaf, dia mengganti nama menjadi Abdullah. Institut Muslim Liverpool kemudian dijadikan masjid, namun kemudian ditutup. Masjid itu baru-baru ini dibuka kembali setelah pemugaran dan mampu menampung 20.000 orang.
Kisah mualaf Quilliam dimulai saat berkunjung ke Maroko. Dalam kunjungan itu, dia melihat sekelompok muslim yang baru saja pulang dari Mekah untuk berhaji. Saat itulah dia melihat betapa damainya para muslim itu saat salat.

"Seorang kolega muslim kemudian menerangkan bahwa Islam adalah kelanjutan agama sebelumnya, Yudaisme, Kristiani. Semua penjelasan dianggap logis dan ia menjadi seorang muslim saat itu," kata Jahangir Mohammed anggota Masyarakat Abdullah Quilliam, seperti dikutip Dream dari BBC, Sabtu 26 Juni 2014.


Abdullah Quilliam/ BBC
Abdullah Quilliam/ BBC
Menurut profesor dari Universitas Royal Holloway, London, Humayun Ansari, dalam lawatannya itu, Quilliam juga melihat betapa bersahajanya masyarakat Maroko yang mayoritas memeluk Islam. Quilliam yang lahir di Inggris pada 10 April 1856 itu sungguh terkesan.

"Ia merasa bahwa orang di sana hidup sederhana, dengan mengangkat moral dan ada suasana solidaritas, baik kaya maupun miskin," kata Ansari.

Saat kembali ke Inggris, Quilliam langsung mempromosikan Islam kepada masyarakat. Jalan dia tidak mudah, sebab masyarakat Inggris kala itu sangat resisten terhadap Islam karena dianggap sesat. Jadi langkah Quilliam pindah agama ini dianggap sangat berani kala itu.

Dalam berdakwah, Quilliam juga membuat tulisan. Dia menerbitkan tulisan-tulisan itu dan menyebarkannya ke masyarakat. Kontan saja, masyarakat di Liverpool marah besar atas kelakuannya ini. Karya Quilliam ditanggapi dengan kemarahan dan juga kebencian.

Dalam tekanan hebat, Quilliam tak menyerah. Sedikit demi sedikit orang-orang di Liverpool berhasil dia ajak masuk Islam. Setelah banyak orang yang dia ajak masuk Islam, Quilliam membangun masjid.

"Ia berhasil mengajak 200 warga lokal dan 600 orang di seluruh Inggris untuk pindah agama dan ia menghabiskan banyak waktu melakukan syiar tentang Islam dan bahwa Islam bukan agama setan," kata Jahangir Mohammed.

Keberhasilan Quilliam mengajak banyak orang masuk Islam nilah yang membuat kemarahan masyarakat Inggris semakin menjadi-jadi. Tak hanya psikologi, warga Ingris bahkan mulai melakukan serangan secara fisik.

"Orang datang dan menyerangnya. Mereka melempar kepala babi, silet, batu. Sejumlah di antara mereka dipicu oleh para pendeta, dan sebagian lain oleh media, namun ia tetap menghadapinya," tambah MUhammed.

Menurut Mohammed, serangan ini dihadapi Quilliam dengan mendirikan media muslim pertama. Melalui karya-karya jurnalistik muslim inilah dia menanggapi segala serangan itu. "Ia mendorong warga muslim untuk menulis dan angkat bicara. Ia mengajukan petisi ke Ratu Victoria agar pandangannya didengar."

Tulisan-tulisan Quilliam menjadi bacaan penting dan salah satu bukunya Faith of Islam memiliki tiga edisi yang diterjemahkan dalam 13 bahasa. Buku itu sangat populer dan bahkan Ratu Victoria juga memesannya.

Profesor agama dari Universitas Hope Liverpool, Ron Geaves, mengatakan bukan hanya tulisan Quilliam yang membantu mengubah pandangan publik tentang Islam. Quilliam juga mencari tahu mengapa Islam tiak populer di Inggris dan mengangkatnya dalam khotbah-khotbah di masjid.

"Ia mempresentasikan Islam dalam cara yang sangat rasional dan menarik bagi warga pada zaman Victoria yang saat itu sangat memperhatikan sisi ilmiah," tutur Geaves.

Karya Quilliam menjadikannya diangkat sebagai Sheikh ul-Islam untuk Kepulauan Inggris oleh penguasa Ottoman Sultan Abdul Hamid II pada 1894 dan diakui oleh Shah Persia serta Emir Afghanistan sebagai pemimpin musim Inggris.

Namun tingginya intoleransi agama menyebabkan Quilliam dan para pengikutnya pindah dari Inggris ke Istambul pada 1908. Dia kembali ke Inggris dengan nama Haroun Mustapha Leon dan menetap di Woking, sampai ia meninggal pada 1932.

Pada tahun 1999, kelompok muslim dari Merseyside mendirikan Masyarakat Abdullah Quilliam untuk mempertahankan peninggalannya.

"Masjid ini sangat penting karena merupakan masjid pertama di Inggris. Pusat aktivitas Islam pada zaman Ratu Victoria dan lahirnya Islam di Inggris," ujar Geaves. (Dream)


Bocah khusyuk sholat membelakangi Tentara Israel
Portal Orange - Foto seorang bocah laki-laki yang sedang shalat membelakangi tentara Israel beredar luas di media sosial Twitter. Penduduk ranah Twitter pun dihebohkan dengan postingan foto ini.

Mengacu dari gambar dan keterangan yang ada di Twitter, bocah laki-laki yang mengenakan kaos warna biru dan celana jeans ini terlihat sedang khusyuk shalat lengkap dengan sajadah warna dasar merah di hadapannya.

Di belakang bocah tersebut terlihat sekitar 15 orang tentara Israel yang berdiri. Mereka diri berbaris lengkap dengan seragam warna hitam, rompi, helm, tameng dan senjata di tangan.

Keterangan di akun Twitter @Quran_Message bertuliskan "Tentara Israel memblokade bocah laki-laki ini yang ingin menunaikan shalat di Masjid Al Aqsa. Jadi, dia shalat di depan para tentara Israel #FreePalestina #FREEGAZA".

Postingan foto ini pun mendapat komentar dari banyak penduduk Twitter. Berbagai komentar pun membanjiri lini masa akun milik @Quran_Message.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum diketahui informasi secara detail foto bocah laki-laki yang sedang shalat membelakangi tentara Israel ini benar sesuai fakta atau sekadar permainan digital. Namun, terlihat di sudut foto ada tulisan nama Ahmad Gharabli via Getty Images.


Foto ini masih membuat heboh penduduk Twitter. Bahkan, tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim lewat akun miliknya bernama @anwaribrahim juga termasuk salah satu penduduk Twitter yang me-retweet foto bocah laki-laki yang sedang shalat membelakangi tentara Israel ini. (Republika)

Huang Lihua
Huang Lihua saat menggendong neneknya ke tempat kerja
Portal Orange - "Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah", itulah peribahasa yang selalu kita dengar, kala membandingkan kasih sayang antara anak dan ibu. Tapi peribahasa itu tidak berlaku bagi gadis cantik asal negeri Tirai Bambu ini.

Adalah Huang Lihua, yang telah ditinggalkan orangtuanya sejak kecil untuk mencari pekerjaan, dan ia tinggal bersama neneknya di pedesaan.  Setiap hari, ia diurus oleh neneknya hingga besar, dan ia tidak pernah ditinggalkan oleh neneknya tersebut.

Baik pada saat neneknya ke pasar, ke ladang pertanian, atau bercakap-cakap dengan tetangga, Lihua selalu dibawa neneknya kemana pun ia pergi. Karena hanya dialah yang menemani sang nenek dalam hidupnya.
Kini, Lihua sudah berumur 24 tahun, dan ia pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. Namun di ia selalu teringat akan neneknya yang tinggal sebatang kara, tidak ada yang mengurus di masa tuanya.

Huang LihuaLihua pun berinisiatif untuk mengajak neneknya pergi setiap hari menemaninya bekerja di salah satu restoran. Dan itu adalah pengalaman terindah bagi Luhia.

"Nenek adalah salah satu bagian terindah dalam hidup saya. Saya saat itu masih muda saat diasuh oleh nenek saya, dan ia selalu membawaku kemana-mana. Dia tidak pernah meninggalkanku di rumah, pergi ke pasar, atau mengunjungi teman-temannya, ada banyak cinta di sana,"  ucap Lihua yang kami kutip dari Mail Online.

Sungguh perhatian yang mulia dari seorang cucu kepada neneknya, dan ia saat ini selalu menemani dan membawa neneknya kemana pun ia pergi, bahkan ke tempat kerja sekali pun. Dan ia juga tidak lelah untuk menggendong neneknya yang sudah rapuh saat berjalan. Sungguh gadis yang luar biasa. (Saung99)

Berita Sejagat

{picturehttps://media.licdn.com/mpr/mpr/shrinknp_400_400/p/7/005/040/094/3c3f6e1.jpg} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.